Studi Integratif Tentang Nebula Dalam Perspektif Al-Qur'an Dan Sains: Analisis Kosmologi Islam Kontemporer
Keywords:
Nebula, Tafsir Kauniyah, Kosmologi Islam, Integrasi Sains-WahyuAbstract
Penelitian ini mengeksplorasi keterkaitan antara QS. Ar-Rahman ayat 37 dan fenomena nebula dalam kosmologi modern melalui pendekatan integratif antara tafsir Al-Qur’an dan ilmu astrofisika. Ayat tersebut menggambarkan langit yang terbelah dan tampak seperti mawar merah bercahaya (wardatan ka-dihān), yang secara visual menyerupai bentuk dan warna berbagai jenis nebula, seperti Rosette Nebula dan Red Rectangle Nebula. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tematik (tafsir maudhu’i), serta analisis simbolik terhadap sumber-sumber tafsir dan data observasi ilmiah. Hasil temuan menunjukkan bahwa simbol visual dalam ayat memiliki kesesuaian estetis dan konseptual dengan penampakan nebula dalam ilmu astronomi modern. Hal ini menegaskan bahwa Al-Qur’an mengandung isyarat kosmik yang dapat ditafsirkan secara kontekstual dan ilmiah. Temuan ini memperkuat pentingnya pendekatan interdisipliner dalam kajian tafsir kauniyah dan mendorong pengembangan kosmologi Islam yang selaras dengan perkembangan pengetahuan kontemporer. Keterbatasan kajian ini terletak pada lingkup data astronomi primer dan kajian tafsir mazhab yang masih terbatas.


